sd

Perang Gerilya: Jenderal Sudirman

37 Halaman Full Color

Desember 1948, ketika Yogyakarta jatuh dan para pemimpin Republik ditawan Belanda, Jenderal Sudirman yang sedang sakit keras memilih tetap memimpin perlawanan. Dengan tandu sederhana, ia bersama pasukannya menembus hutan dan pegunungan, menjalankan strategi gerilya sambil mendapat dukungan rakyat hingga akhirnya Republik Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaannya.